:)

JIKA AKHWAT JATUH CINTA??



Mencintai dalam diam itu lebih baik bagi perasaanku dan perasaanmu..
mencintai dalam diam itu ibarat aku ingin memuliakanmu,
Jika memang cinta dalam diam itu tidak memiliki kesempatan berbicara di dunia nyata..
biarlah menjadi memori tersendiri di sudut hati ini.
dan jika dia bukan untuk di miliki, aku yakin Allah akan menghapus cinta dalam diamku padamu..
dengan cara memberikan rasa yang lebih indah pada waktu yang tepat..

jika seorang akhwat jatuh cinta, dia tidak akan pernah berkata kepada seorang ikhwan “akhi ana mencintai antum karena Allah” tapi dia berusaha menjaga cinta yang Allah titip dan berusaha menjaga diri agar lebih baik, sebab dia yakin Allah sedang menguji Keimanannya..

Jika seorang akhwat jatuh cinta, dia tidak pernah mengumbar rasa cinta yang ia miliki kepada seseorang yang di sukainya, berusaha menyembunyikannya, hanya dia dan Allah saja yang tahu, karena dia yakin Allah menganugerahkan rasa cinta itu, maka hanya kepada Allah meminta pertolongan..

Jika seorang akhwat jatuh cinta, dia berusaha untuk menjauhi orang yang di cintainya, bukan untuk memutuskan tali silaturahmi, tapi agar dia bisa menjaga rasa cinta yang ia miliki dan tidak ternodai dengan kemaksiatan..

Jika seorang akhwat jatuh cinta, dia berusaha memperbaiki diri dan berusaha mengoreksi apa kekurangan dirinya karena dia yakin Allah ingin yang terbaik untuknya.

Jika seorang akhwat jatuh cinta, dia selalu berdoa kepada Allah yang memberikan rasa cinta, agar Allah menjaga cintanya dengan seorang ikhwan pilihan Allah.
Tak bisa dipungkiri akhwat juga manusia. Punya rasa cinta. Tapi bedanya, kami berusaha untuk meluruskan niat dan menutupi perasaan ini.

Dalam hati kami (aku dan beberapa teman) selalu meneguhkan diri, bahwa di belahan bumi lain ada seorang pangeran yang setia menunggu. Jadi tugas kita saat adalah memperbaiki diri.

Teringat ketika membaca surat cintanya Allah : (A
n-Nur : 26 )
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)).

Juga (An-Nur 33). Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin.

"…Dan barang siapa belum mampu, maka atasnyalah puasa. Maka sesungguhnya puasa itu benteng baginya." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)


Dan Jika kamu sedang MERINDUKAN seseorang, PEJAMKANLAH MATAmu dan UCAPKANLAH:

“Ya Allah , aku merindukannya karena-Mu Ya Allah,
 Jauhkanlah aku dari perkara yang membuat aku lupa kepada-Mu..

Aku semakin mengerti, ‘JARAK ’ ini bukan untuk menghukumku, tetapi ‘JARAK ’ ini untuk MENJAGA aku dan dia ..
Dengan ‘JARAK’ ini aku dan dia berjanji untuk BERUBAH menjadi yang lebih baik..

Dengan JARAK ini aku dan dia berjanji untuk MEMPERBAIKI cinta kepada Ilahi..
Dengan jarak ini aku dan dia berjanji untuk MENCINTAI Pencipta kami lebih dari segalanya..

Dengan JARAK ini aku dan dia berjanji untuk MENDALAMI Islam hingga ke akar umbi..
Dan Dengan JARAK ini juga aku dan dia yakin andai tiba saatnya nanti,
aku dan dia akan LEBIH BERSEDIA untuk melayari semua ini dengan jalan yangdi ridhoi..

Terima kasih Ya Allah karena memberi PELUANG kepadaku melalui jalanMU ini.
Terima kasih karena memberikan CINTA JARAK JAUH itu kepada aku dan dia.


Catatan hati penulis yang berusaha memperbaiki diri

Penulis : Vivi Andriani
Mahasiswa Politeknik Negeri Medan
(Manajemen Informatika)




CERPEN "JODOH DARI ALLAH"



 "JODOH DARI ALLAH"



Lulus kuliah sudah, pekerjaan sudah dapat. Tinggal 1 yang kurang dalam hidupku, aku butuh pendamping hidup. Tanggal 1 Ramadhan besok usiaku genap 24 tahun. Ibu sudah mendesakku untuk segera menikah sementara calon imamku belum datang menjemputku.

malam pertama ramadhan selesai sholat tarawih, aku berdoa kepada Allah agar di pertemukan dengan calon imamku, tak lupa juga aku berdoa di sela sholat tahajjud dan dhuha dengan doa yang sama. Setiap malam doa yang sama terus terucap dari bibirku sewaktu sholat  5 waktu, tarawih, tahujjud dan dhuha. Tepatnya malam ke 10 ramadhan aku bermimpi bertemu dengan seorang laki-laki yang sama sekali aku tidak mengenalnya, saat terbangun dari tidur dalam fikiranku siapakah dia? Apakah dia calon imamku atau ini hanya bunga tidurku saja. Allahu’alam aku mengabaikan mimpi tersebut dan terus berdoa kepada Allah kali ini doaku bertambah bukan hanya di pertemukaan dengan calon imanku juga setelah ramadhan aku ingin segera menikah.

malam ke 18 ramadhan, mimpi yang sama terulang kembali wajahnya semakin jelas dalam mimpiku. Tiba – tiba alarm berbunyi menunjukkan pukul 03.00 wib, aku terbangun dan sholat malam. Selesai sholat aku sahur bersama orang tua. Selesai sahur aku menelpon temanku.
Assalamu’alaikum, Wa’alaikumussalam jawab ukht nisa, ukhti nanti siang ada waktu? Kita boleh ketemuan, ada yang mau lia ceritain neh, boleh ukht? Boleh, ketemu di rumah nisa aja ya..! sahut nisa. Makasih ya ukhti sambil menutup telepon dari nisa.
siang hari selesai sholat zuhur aku pergi ke rumah ukhti nisa, sampai di rumah ukhti nisa sambil mengetuk pintu dan mengucapkan salam, assalamu’alaikum nisa, wa’alaikumussalam jawab seseorang dari dalam, eeh ada lia, mari masuk nak jawab ummi nisa. Nisa nya ada bu?? Ada tuh di kamar, masuk aja.. iya bu sahutku..

aku pun menceritakan mimpi yang kualami kepada nisa, sudah 2x lia mimpi yang sama. Dia datang menghampiriku sambil tersenyum kepadaku nis, wajahnya terlihat jelas sekali tapi lia tidak mengenalnya..
nisa : mungkin dia adalah jodohmu, tunggu aja. Aku hanya diam mendengar ucapan nisa.
sepulang dari rumah nisa, di dalam kamar aku mulai berfikir apakah dia calon imamku? Inikah jawaban atas doa – doaku selama ini? Ya Allah berikan aku petunjukmu..
Malam ke 20 Ramadhan aku bermimpi. Lagi – lagi mimpi yang sama terulang kembali, aku tergaja dari tidur dan langsung sholat tahajjud, seusai sholat aku berdoa “Ya Allah jika benar dia yang hadir dalam mimpiku adalah calon imamku, pertemukanlah hamba dengannya dan satukanlah kami dalam ikatan yang suci dan halal.
 Pagi hari sekitar jam 09.00 wib, aku terima telpon dari ukht nisa, nisa mengajakku malam 27 ramadhan untuk sholat tarawih di masjid Istiqomah. tepat malam 27 Ramadhan, saat memasuki kawasan masjid tiba – tiba langkahku berhenti, mukaku pucat pasi dan peredaran darah yang ada di tubuhku tidak stabil. Aku benar – benar terkejut dan mengucapkan MASYA ALLAH, nisa mendengar ucapanku sambil menoleh ke arahku dan sambil berkata anti kenapa ukht? Sakit? Koq tiba – tiba mukanya pucat.. aku : bukan ukht, lihat di sana!! yang berdiri mengunakan baju koko, dia itu ukht orang yang ada dalam mimpi lia. Lia serius? Sahut nisa. Iya dia, dia ukhti, sambil menundukkan pandanganku dan masuk ke masjid. Aku terdiam di masjid.
Di hari – hari berikutnya aku berusaha membuang mimpi dan ingatanku dengan pemuda itu..

Allahuakbar allahuakbar, gema takbir berkumandang menyambut hari idul fitri.
Seminggu sesudah idul fitri berlalu, tepatnya hari minggu ada rombongan keluarga datang ke rumahku.  Sambil mengintip dari jendela kamar. Aku terkejut saat melihat pemuda yang ada dalam mimpiku datang ke rumah, aku masih tetap di kamar tidak berani untuk keluar.
teryata ibuku kenal dengan keluarga pemuda itu.
ini dia anak saya bu, namanya fauzan yang saya ceritakan sama ibu. sekarang dia sudah lulus kuliah dari AL-Azhar Kairo. Fauzan memberi salam dengan ibuku. Aku mengintip ke ruang tamu sambil mendengar pembicaraan mereka. ibu fauzan berkata lagi, jadi gimana bu dengan rencana kita untuk menjodohkan mereka. Kalau fauzan menurut saja asal pilihan ibunya baik.

Aku semakin gemetar mendengar pembicaraan mereka, lalu ibu fauzan bertanya mana calonnya bu? Dari tadi saya belum melihat lia, biar mereka ta’aruf di depan kita...
sebentar ya bu, saya panggil dulu. Ibu menuju ke arah kamarku dan aku pura – pura tidak tahu apa yang terjadi di ruang tamu. Ibu datang menghampiriku dan berkata “lia anak ibu, ibu ingin melihatku segera menikah, ibu menjodohkanmu dengan anaknya teman ibu. Keluar sebentarlah nak lihat calon suamimu, ibu tidak memaksamu jika tidak suka, boleh di tolak.
aku hanya menggangukkan kepala mengiyakan kata – kata ibuku. aku dan ibu keluar dari kamar.
Ibu fauzan “ ini yang namanya lia? Cantik, anggun, soleha lagi. Aku hanya tersenyum menanggapi pujian itu sambil menundukkan wajahku.
Ibu memperkenalkan aku dengan fauzan. Fauzan ini dia anak ibu.
fauzan : Assalamu’alaikum ukhti lia. Wa’alaikumussalam jawabku..
anti sehat ukht? Insya ALLAH sahutku kembali,
fauzan berkat lagi “ Ukhti, anti bersedia menjadi pendamping hidup fauzan? Tiba – tiba peredaran darahku tidak stabil mendengar kata – kata fauzan, aku menganggukkan kepala dan menjawab Insya ALLAH ana bersedia menjadi pendamping hidup fauzan.
orang tua kami senang dan mengucapkan ALHAMDULILLAH. Apa mahar yang harus fauzan penuhi untuk melamar anti? Aku menjawab Lia minta seperangkat alat sholat dan hapal surah Ar-Rahman saja akhi..

setelah berbincang – bincang lama antara orangtuaku dengan orangtua fauzan, mereka mengambil waktu yang tepat untuk acara pernikahanku. pernikahan kita percepat saja 2 minggu setelah hari ini sahut orangtua fauzan.
2 minggu kemudian fauzan melamarku, setelah ijab kabul fauzan membaca Hapalan surah
Ar-Rahman dengan fasih tanpa gugup. setelah pernikahanku selesai, di rumah aku bertanya kepada suamiku : mas, lia mau tanya tadi waktu ijab kabul baca surah ar-rahmannya fasih sekali padahal waktu yang di berikan untuk menghapal hanya  2 minggu mas.
Dengan senyum suamiku menjawab “mas sudah hapal surah itu dek, bahkan lebih dari itu” maksudnya mas? Jawabku.
suamiku tersenyum lagi, sambil berkata “iya”..
aku : iya apasih mas, dari tadi Cuma senyum aja (aku agak sedikit kesal dan bercampur manja)
suamiku : mas bukan hapal surah Ar-Rahman, Insya Allah 30 Juz Al-Qur’an juga hapal dek, aku sedikit terkejut mendengar ucapan suamiku dan mengucapkan Subahanallah..
“Inilah jodoh yang di berikan Allah kepadaku, selama penantian dan doa-doa yang selalu ku pinta di bulan ramadhan. Maha suci Allah yang telah mempertemukan hambanya.


Penulis : Vivi Andriani
Mahasiswa Politeknik Negeri Medan
(Manajemen Informatika)


-SAYA MUSLIMAH, DAN SAYA BANGGA-

Saya bangga,
ketika dibilang ga modis, dengan memakai jilbab lebar dan bergamis
karena bagi saya itu adalah pakaian surga
Saya bangga,
ketika dibilang tidak laku, dengan tidak berpacaran
karena bagi saya pacaran hanya ada setelah pernikahan
Saya bangga,
ketika dikatakan tidak cantik, dengan tak berdandan
karena bagi saya dandan hanya untuk menyenangkan suami
Saya bangga,
ketika dibilang ga gaul, dengan menjaga batasan pergaulan saya
karena bagi saya, teman adalah yang membawa kebaikan
Saya bangga,
ketika dikatakan juling, dengan menjaga pandangan
karena bagi saya, pandangan adalah anak panah neraka
Saya bangga,
ketika dikatakan ga solid, dengan tetap berpuasa dikala yang lain berbuka
karena bagi saya, bulan Ramadhan kita diwajibkan berpuasa.
Saya bangga,
ketika dibilang kuno, dengan menjaga ucapan dikala orang lain bergunjing
karena bagi saya, lidah adalah hal yang patut dijaga.
Dan Saya Bangga menjadi Muslimah yang dirindukan Surga
hingga Bidadari Cemburu Padanya

Untukmu ya 'Ukhty' yg sedang berusaha untuk menjadi wanita yg shalihah, dambaan hati para Ikhwan yg shalih...

ya 'Ukhty' Jadilah WANITA yg BERLEMAH LEMBUT dengan DIDIKAN AGAMA, merendahkan diri dengan AKHLAK TERPUJI dan BAIK HATI (terkhusus untuk suamimu tercinta, bagi para Akhwat yg telah menikah).

► Jadilah WANITA yg dapat MENJAGA AURAT dan HARGA DIRI dan KEHORMATANMU agar engkau

menjadi wanita yg dimuliakan dalam Agama yg hanif ini dan dicintai Allah dan Rasul-Nya.

► Jadilah WANITA yg senantiasa HAUS akan ILMU dan NASIHAT, dan jadikan TEGURAN sebagai persiapan untk menjadi WANITA YANG SHOLIHAH untuk seseorang yg telah menjadi SUAMIMU (atau untk calon Suamimu bagi para Akhwat yg belum menikah).

► Jadilah juga seorang WANITA yg mampu menjadi ANAK, IBU DAN ISTERI yg SHALIHAH serta HAMBA ALLAH yang BERIMAN dan
BERTAQWA seperti yg diidamkan oleh suamimu tercinta...

Aamiin Allaahumma aamiin...



(Dikutip dari Everyting for muslimah

"MASIH PACARAN?? "UDAH PUTUSIN AJA"


1. pacaran itu menjalin silaturahim | "silaturahim itu hubungan ke kerabat, bukan pacaran" #Udah Putusin Aja
2. pacaran itu bikin semangat belajar | "semangat belajar maksiat?" #Udah Putusin Aja
3. pacaran itu buat dia bahagia, itu kan amal shalih | "ngarang, btw, telah bahagiakan ibumu? ayahmu?" #Udah Putusin Aja
4. pacaran itu sekedar penjajakan kok | "serius nih penjajakan? ketemu ibu-bapaknya berani?" #Udah Putusin Aja
5. kasian kalo diputusin | "justru tetep pacaran kasian, dia dan kamu tetep kumpulin dosa kan?" # Udah Putusin Aja
6. kasian dia diputusin, aku sayang dia | "putusin itu tanda sayang, kamu minta dia untuk taat sama Tuhannya, betul?"
    #Udah Putusin Aja
7. putus itu memutuskan silaturahim | "silaturahim itu kekerabatan, sejak kapan dia kerabatmu?" # Udah Putusin Aja
8. nggak tega putusin.. | "berarti kamu tega dia ke neraka karena maksiat? apa itu namanya sayang?" #Udah Putusin Aja
9. aku nggak zina kok, nggak pegang2an, nggak telpon2an, kan nggak papa? | "nah bagus itu, berarti gak papa juga kalo putus"
  #Udah Putusin Aja
10. aku pacaran untuk berdakwah padanya kok | "ngarang lagi, dakwahmu belum tentu sampai, maksiatmu pasti" #Udah Putusin Aja
11. nanti putusin dia gw gak ada yg nikahin gimana? | "pacaran tak jaminan, realitasnya banyak yg nggak nikah sama pacarnya"
   #Udah Putusin Aja
12. berat mutusin | "semakin berat engkau tinggalkan maksiat untuk taat, Allah akan beratkan pahalamu [:)] [:)] " #Udah Putusin Aja
13. nanti aku dibilang nggak laku gimana? | "bukan dia yang punya surga dan neraka, abaikan saja" # Udah Putusin Aja
14. kalo aku putusin dia, dia ancam bunuh diri | "belum apa2 pake anceman psikologis, dah nikah dia bakal ancem bunuh kamu!"
     #Udah Putusin Aja
15. dia masi ada utang ke aku, berat mutusinnya | "hehe.. kamu ini rentenir ya? kalo terusan hutangnya malah nambah"
     #Udah Putusin Aja
16. pacaran itu makan waktu, makan duit, makan hati | mending waktu, duit dan hati diinvestasikan, #Udah Putusin Aja
17. pacaran memang tak selalu berakhir zina, tapi hampir semua zina diawali dengan pacaran, # Udah Putusin Aja
18. pacaran itu disuruh mengingat manusia, bukan mengingat Allah | melisankan manusia bukan Allah, #Udah Putusin Aja
19. pacaran itu bikin ribet, dikit2 bales sms, dikit2 telpon, dikit-dikit minta dikirim pulsa (wah, sms mamah baru nih) #Udah Putusin Aja
20. pacaran itu dikit-dikit galau, dikit-dikit galau, | galau kok dikit-dikit? hehe.. #Udah Putusin Aja
21. lelaki, coba pikir, senangkah bila engkau menikah lalu ketahui bahwa istrimu mantan ke-7 laki-laki berbeda? #Udah Putusin Aja
22. wanita, coba pikir, inginkah berkata pada suamimu pasca akad kelak "aku menjaga diriku utuh untukmu, untuk hari ini [:)] [:)] " #Udah Putusin Aja

LIHATLAH MASA DEPAN

Hidup tidak selamanya indah, kita semua punya masa lalu. Jangan pernah hidup dalam mimpi masa lalu.,. Sebab kita tidak bisa mengembalikan segelas air yang tumpah ke tanah. Jangan menyia – yiakan waktu untuk mengingat masa lalu karena waktu itu sangat berharga, “Time Is Money”.

Dalam Alqur'an, setiap kali usai menerangkan kondisi suatu kaum. Allah mengatakan : itu adalah umat yang terdahulu. ”Begitulah”. Ketika suatu perkara habis maka selesailah urusannya, kita tidak dapat mengembalikan roda kehidupan yang sudah berputar dan tidak dapat memutar kembali sejarah masa lalu.
Kesalahan terbesar bagi diri jika kita mengabaikan masa depan dan menyibukkan diri dengan masa lalu yang tidak berguna dan bermanfaat.Bukankah dalam hadist,
Rasulullah SAW bersabda : Di antara ciri sempurnanya keislaman seseorang adalah Meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat baginya.(HR.Tirmidzi).

jadi masa lalu yang tidak bermanfaat bisa membuat kita sedih dan menanggis wajib kita tinggalkan dan jangan berusaha mengingatnya kembali, karena itu dapat membunuh semangat dan mengubur masa depan kita yang belum terjadi.
Kita tidak tau apa rencana allah selanjutnya, “Laa Tahzan” Hadapilah kenyataan hidup, banyak ketakutan manusia yang tak nyata lalu mengapa harus bersedih karena sesuatu
yang tidak berguna?

Renungkanlah sejenak saja, apa yang kita lakukan selama ini, mungkin bisa jadi karena kita telah jauh dari sang Khaliq, liatlah masa depan .
Bagi oarng yang berfikir, apa yang ada di masa lalu itu akan di buang jauh-jauh dan di tinggalkan, sebab jika tidak,kita sama saja dengan meratapi puing-puing rumah yang telah hancur di landa badai, yang tidak dapat kembali lagi kecuali jika kita ingin membangunnya dengan yang baru itulah masa depan yang indah.

Saudaraku, janganlah sedikitpun kita menoleh ke belakang sebab masa lalu itu suram. Liatlah ke depan itulah masa depan dan teruslah berjalan. Ingatlah bahwa janji allah itu pasti, kita akan menemukan apa yang kita inginkan dan tentunya tetap ingat kepada allah.

Bukankah setiap orng berjalan ke depan?  bukan berjalan mundur ke belakang. Dan bukankah segala sesuatu bergerak ke depan, seperti hal nya mobil yang kita kendarai, selalu bergerak maju ke depan. Jangan kita menentang apa yang allah kehendaki. Karena atas kehendaknya Lah itu semua bisa terjadi. Allah maha tau apa yang terbaik buat hambanya. Hanya satu obat yang Mujarab dengan Mengingat allah maka hati kita akan tentram.
Penulis : Vivi Andriani
Mahasiswa Politeknik Negeri Medan
(Manajemen Informatika)

Hello There

Kisah - kisah inspirasi

Pemenang tidak pernah menyerah dan orang yang menyerah tidak akan pernah menang

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

JIKA AKHWAT JATUH CINTA??



Mencintai dalam diam itu lebih baik bagi perasaanku dan perasaanmu..
mencintai dalam diam itu ibarat aku ingin memuliakanmu,
Jika memang cinta dalam diam itu tidak memiliki kesempatan berbicara di dunia nyata..
biarlah menjadi memori tersendiri di sudut hati ini.
dan jika dia bukan untuk di miliki, aku yakin Allah akan menghapus cinta dalam diamku padamu..
dengan cara memberikan rasa yang lebih indah pada waktu yang tepat..

jika seorang akhwat jatuh cinta, dia tidak akan pernah berkata kepada seorang ikhwan “akhi ana mencintai antum karena Allah” tapi dia berusaha menjaga cinta yang Allah titip dan berusaha menjaga diri agar lebih baik, sebab dia yakin Allah sedang menguji Keimanannya..

Jika seorang akhwat jatuh cinta, dia tidak pernah mengumbar rasa cinta yang ia miliki kepada seseorang yang di sukainya, berusaha menyembunyikannya, hanya dia dan Allah saja yang tahu, karena dia yakin Allah menganugerahkan rasa cinta itu, maka hanya kepada Allah meminta pertolongan..

Jika seorang akhwat jatuh cinta, dia berusaha untuk menjauhi orang yang di cintainya, bukan untuk memutuskan tali silaturahmi, tapi agar dia bisa menjaga rasa cinta yang ia miliki dan tidak ternodai dengan kemaksiatan..

Jika seorang akhwat jatuh cinta, dia berusaha memperbaiki diri dan berusaha mengoreksi apa kekurangan dirinya karena dia yakin Allah ingin yang terbaik untuknya.

Jika seorang akhwat jatuh cinta, dia selalu berdoa kepada Allah yang memberikan rasa cinta, agar Allah menjaga cintanya dengan seorang ikhwan pilihan Allah.
Tak bisa dipungkiri akhwat juga manusia. Punya rasa cinta. Tapi bedanya, kami berusaha untuk meluruskan niat dan menutupi perasaan ini.

Dalam hati kami (aku dan beberapa teman) selalu meneguhkan diri, bahwa di belahan bumi lain ada seorang pangeran yang setia menunggu. Jadi tugas kita saat adalah memperbaiki diri.

Teringat ketika membaca surat cintanya Allah : (A
n-Nur : 26 )
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)).

Juga (An-Nur 33). Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin.

"…Dan barang siapa belum mampu, maka atasnyalah puasa. Maka sesungguhnya puasa itu benteng baginya." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)


Dan Jika kamu sedang MERINDUKAN seseorang, PEJAMKANLAH MATAmu dan UCAPKANLAH:

“Ya Allah , aku merindukannya karena-Mu Ya Allah,
 Jauhkanlah aku dari perkara yang membuat aku lupa kepada-Mu..

Aku semakin mengerti, ‘JARAK ’ ini bukan untuk menghukumku, tetapi ‘JARAK ’ ini untuk MENJAGA aku dan dia ..
Dengan ‘JARAK’ ini aku dan dia berjanji untuk BERUBAH menjadi yang lebih baik..

Dengan JARAK ini aku dan dia berjanji untuk MEMPERBAIKI cinta kepada Ilahi..
Dengan jarak ini aku dan dia berjanji untuk MENCINTAI Pencipta kami lebih dari segalanya..

Dengan JARAK ini aku dan dia berjanji untuk MENDALAMI Islam hingga ke akar umbi..
Dan Dengan JARAK ini juga aku dan dia yakin andai tiba saatnya nanti,
aku dan dia akan LEBIH BERSEDIA untuk melayari semua ini dengan jalan yangdi ridhoi..

Terima kasih Ya Allah karena memberi PELUANG kepadaku melalui jalanMU ini.
Terima kasih karena memberikan CINTA JARAK JAUH itu kepada aku dan dia.


Catatan hati penulis yang berusaha memperbaiki diri

Penulis : Vivi Andriani
Mahasiswa Politeknik Negeri Medan
(Manajemen Informatika)




CERPEN "JODOH DARI ALLAH"



 "JODOH DARI ALLAH"



Lulus kuliah sudah, pekerjaan sudah dapat. Tinggal 1 yang kurang dalam hidupku, aku butuh pendamping hidup. Tanggal 1 Ramadhan besok usiaku genap 24 tahun. Ibu sudah mendesakku untuk segera menikah sementara calon imamku belum datang menjemputku.

malam pertama ramadhan selesai sholat tarawih, aku berdoa kepada Allah agar di pertemukan dengan calon imamku, tak lupa juga aku berdoa di sela sholat tahajjud dan dhuha dengan doa yang sama. Setiap malam doa yang sama terus terucap dari bibirku sewaktu sholat  5 waktu, tarawih, tahujjud dan dhuha. Tepatnya malam ke 10 ramadhan aku bermimpi bertemu dengan seorang laki-laki yang sama sekali aku tidak mengenalnya, saat terbangun dari tidur dalam fikiranku siapakah dia? Apakah dia calon imamku atau ini hanya bunga tidurku saja. Allahu’alam aku mengabaikan mimpi tersebut dan terus berdoa kepada Allah kali ini doaku bertambah bukan hanya di pertemukaan dengan calon imanku juga setelah ramadhan aku ingin segera menikah.

malam ke 18 ramadhan, mimpi yang sama terulang kembali wajahnya semakin jelas dalam mimpiku. Tiba – tiba alarm berbunyi menunjukkan pukul 03.00 wib, aku terbangun dan sholat malam. Selesai sholat aku sahur bersama orang tua. Selesai sahur aku menelpon temanku.
Assalamu’alaikum, Wa’alaikumussalam jawab ukht nisa, ukhti nanti siang ada waktu? Kita boleh ketemuan, ada yang mau lia ceritain neh, boleh ukht? Boleh, ketemu di rumah nisa aja ya..! sahut nisa. Makasih ya ukhti sambil menutup telepon dari nisa.
siang hari selesai sholat zuhur aku pergi ke rumah ukhti nisa, sampai di rumah ukhti nisa sambil mengetuk pintu dan mengucapkan salam, assalamu’alaikum nisa, wa’alaikumussalam jawab seseorang dari dalam, eeh ada lia, mari masuk nak jawab ummi nisa. Nisa nya ada bu?? Ada tuh di kamar, masuk aja.. iya bu sahutku..

aku pun menceritakan mimpi yang kualami kepada nisa, sudah 2x lia mimpi yang sama. Dia datang menghampiriku sambil tersenyum kepadaku nis, wajahnya terlihat jelas sekali tapi lia tidak mengenalnya..
nisa : mungkin dia adalah jodohmu, tunggu aja. Aku hanya diam mendengar ucapan nisa.
sepulang dari rumah nisa, di dalam kamar aku mulai berfikir apakah dia calon imamku? Inikah jawaban atas doa – doaku selama ini? Ya Allah berikan aku petunjukmu..
Malam ke 20 Ramadhan aku bermimpi. Lagi – lagi mimpi yang sama terulang kembali, aku tergaja dari tidur dan langsung sholat tahajjud, seusai sholat aku berdoa “Ya Allah jika benar dia yang hadir dalam mimpiku adalah calon imamku, pertemukanlah hamba dengannya dan satukanlah kami dalam ikatan yang suci dan halal.
 Pagi hari sekitar jam 09.00 wib, aku terima telpon dari ukht nisa, nisa mengajakku malam 27 ramadhan untuk sholat tarawih di masjid Istiqomah. tepat malam 27 Ramadhan, saat memasuki kawasan masjid tiba – tiba langkahku berhenti, mukaku pucat pasi dan peredaran darah yang ada di tubuhku tidak stabil. Aku benar – benar terkejut dan mengucapkan MASYA ALLAH, nisa mendengar ucapanku sambil menoleh ke arahku dan sambil berkata anti kenapa ukht? Sakit? Koq tiba – tiba mukanya pucat.. aku : bukan ukht, lihat di sana!! yang berdiri mengunakan baju koko, dia itu ukht orang yang ada dalam mimpi lia. Lia serius? Sahut nisa. Iya dia, dia ukhti, sambil menundukkan pandanganku dan masuk ke masjid. Aku terdiam di masjid.
Di hari – hari berikutnya aku berusaha membuang mimpi dan ingatanku dengan pemuda itu..

Allahuakbar allahuakbar, gema takbir berkumandang menyambut hari idul fitri.
Seminggu sesudah idul fitri berlalu, tepatnya hari minggu ada rombongan keluarga datang ke rumahku.  Sambil mengintip dari jendela kamar. Aku terkejut saat melihat pemuda yang ada dalam mimpiku datang ke rumah, aku masih tetap di kamar tidak berani untuk keluar.
teryata ibuku kenal dengan keluarga pemuda itu.
ini dia anak saya bu, namanya fauzan yang saya ceritakan sama ibu. sekarang dia sudah lulus kuliah dari AL-Azhar Kairo. Fauzan memberi salam dengan ibuku. Aku mengintip ke ruang tamu sambil mendengar pembicaraan mereka. ibu fauzan berkata lagi, jadi gimana bu dengan rencana kita untuk menjodohkan mereka. Kalau fauzan menurut saja asal pilihan ibunya baik.

Aku semakin gemetar mendengar pembicaraan mereka, lalu ibu fauzan bertanya mana calonnya bu? Dari tadi saya belum melihat lia, biar mereka ta’aruf di depan kita...
sebentar ya bu, saya panggil dulu. Ibu menuju ke arah kamarku dan aku pura – pura tidak tahu apa yang terjadi di ruang tamu. Ibu datang menghampiriku dan berkata “lia anak ibu, ibu ingin melihatku segera menikah, ibu menjodohkanmu dengan anaknya teman ibu. Keluar sebentarlah nak lihat calon suamimu, ibu tidak memaksamu jika tidak suka, boleh di tolak.
aku hanya menggangukkan kepala mengiyakan kata – kata ibuku. aku dan ibu keluar dari kamar.
Ibu fauzan “ ini yang namanya lia? Cantik, anggun, soleha lagi. Aku hanya tersenyum menanggapi pujian itu sambil menundukkan wajahku.
Ibu memperkenalkan aku dengan fauzan. Fauzan ini dia anak ibu.
fauzan : Assalamu’alaikum ukhti lia. Wa’alaikumussalam jawabku..
anti sehat ukht? Insya ALLAH sahutku kembali,
fauzan berkat lagi “ Ukhti, anti bersedia menjadi pendamping hidup fauzan? Tiba – tiba peredaran darahku tidak stabil mendengar kata – kata fauzan, aku menganggukkan kepala dan menjawab Insya ALLAH ana bersedia menjadi pendamping hidup fauzan.
orang tua kami senang dan mengucapkan ALHAMDULILLAH. Apa mahar yang harus fauzan penuhi untuk melamar anti? Aku menjawab Lia minta seperangkat alat sholat dan hapal surah Ar-Rahman saja akhi..

setelah berbincang – bincang lama antara orangtuaku dengan orangtua fauzan, mereka mengambil waktu yang tepat untuk acara pernikahanku. pernikahan kita percepat saja 2 minggu setelah hari ini sahut orangtua fauzan.
2 minggu kemudian fauzan melamarku, setelah ijab kabul fauzan membaca Hapalan surah
Ar-Rahman dengan fasih tanpa gugup. setelah pernikahanku selesai, di rumah aku bertanya kepada suamiku : mas, lia mau tanya tadi waktu ijab kabul baca surah ar-rahmannya fasih sekali padahal waktu yang di berikan untuk menghapal hanya  2 minggu mas.
Dengan senyum suamiku menjawab “mas sudah hapal surah itu dek, bahkan lebih dari itu” maksudnya mas? Jawabku.
suamiku tersenyum lagi, sambil berkata “iya”..
aku : iya apasih mas, dari tadi Cuma senyum aja (aku agak sedikit kesal dan bercampur manja)
suamiku : mas bukan hapal surah Ar-Rahman, Insya Allah 30 Juz Al-Qur’an juga hapal dek, aku sedikit terkejut mendengar ucapan suamiku dan mengucapkan Subahanallah..
“Inilah jodoh yang di berikan Allah kepadaku, selama penantian dan doa-doa yang selalu ku pinta di bulan ramadhan. Maha suci Allah yang telah mempertemukan hambanya.


Penulis : Vivi Andriani
Mahasiswa Politeknik Negeri Medan
(Manajemen Informatika)


-SAYA MUSLIMAH, DAN SAYA BANGGA-

Saya bangga,
ketika dibilang ga modis, dengan memakai jilbab lebar dan bergamis
karena bagi saya itu adalah pakaian surga
Saya bangga,
ketika dibilang tidak laku, dengan tidak berpacaran
karena bagi saya pacaran hanya ada setelah pernikahan
Saya bangga,
ketika dikatakan tidak cantik, dengan tak berdandan
karena bagi saya dandan hanya untuk menyenangkan suami
Saya bangga,
ketika dibilang ga gaul, dengan menjaga batasan pergaulan saya
karena bagi saya, teman adalah yang membawa kebaikan
Saya bangga,
ketika dikatakan juling, dengan menjaga pandangan
karena bagi saya, pandangan adalah anak panah neraka
Saya bangga,
ketika dikatakan ga solid, dengan tetap berpuasa dikala yang lain berbuka
karena bagi saya, bulan Ramadhan kita diwajibkan berpuasa.
Saya bangga,
ketika dibilang kuno, dengan menjaga ucapan dikala orang lain bergunjing
karena bagi saya, lidah adalah hal yang patut dijaga.
Dan Saya Bangga menjadi Muslimah yang dirindukan Surga
hingga Bidadari Cemburu Padanya

Untukmu ya 'Ukhty' yg sedang berusaha untuk menjadi wanita yg shalihah, dambaan hati para Ikhwan yg shalih...

ya 'Ukhty' Jadilah WANITA yg BERLEMAH LEMBUT dengan DIDIKAN AGAMA, merendahkan diri dengan AKHLAK TERPUJI dan BAIK HATI (terkhusus untuk suamimu tercinta, bagi para Akhwat yg telah menikah).

► Jadilah WANITA yg dapat MENJAGA AURAT dan HARGA DIRI dan KEHORMATANMU agar engkau

menjadi wanita yg dimuliakan dalam Agama yg hanif ini dan dicintai Allah dan Rasul-Nya.

► Jadilah WANITA yg senantiasa HAUS akan ILMU dan NASIHAT, dan jadikan TEGURAN sebagai persiapan untk menjadi WANITA YANG SHOLIHAH untuk seseorang yg telah menjadi SUAMIMU (atau untk calon Suamimu bagi para Akhwat yg belum menikah).

► Jadilah juga seorang WANITA yg mampu menjadi ANAK, IBU DAN ISTERI yg SHALIHAH serta HAMBA ALLAH yang BERIMAN dan
BERTAQWA seperti yg diidamkan oleh suamimu tercinta...

Aamiin Allaahumma aamiin...



(Dikutip dari Everyting for muslimah

"MASIH PACARAN?? "UDAH PUTUSIN AJA"


1. pacaran itu menjalin silaturahim | "silaturahim itu hubungan ke kerabat, bukan pacaran" #Udah Putusin Aja
2. pacaran itu bikin semangat belajar | "semangat belajar maksiat?" #Udah Putusin Aja
3. pacaran itu buat dia bahagia, itu kan amal shalih | "ngarang, btw, telah bahagiakan ibumu? ayahmu?" #Udah Putusin Aja
4. pacaran itu sekedar penjajakan kok | "serius nih penjajakan? ketemu ibu-bapaknya berani?" #Udah Putusin Aja
5. kasian kalo diputusin | "justru tetep pacaran kasian, dia dan kamu tetep kumpulin dosa kan?" # Udah Putusin Aja
6. kasian dia diputusin, aku sayang dia | "putusin itu tanda sayang, kamu minta dia untuk taat sama Tuhannya, betul?"
    #Udah Putusin Aja
7. putus itu memutuskan silaturahim | "silaturahim itu kekerabatan, sejak kapan dia kerabatmu?" # Udah Putusin Aja
8. nggak tega putusin.. | "berarti kamu tega dia ke neraka karena maksiat? apa itu namanya sayang?" #Udah Putusin Aja
9. aku nggak zina kok, nggak pegang2an, nggak telpon2an, kan nggak papa? | "nah bagus itu, berarti gak papa juga kalo putus"
  #Udah Putusin Aja
10. aku pacaran untuk berdakwah padanya kok | "ngarang lagi, dakwahmu belum tentu sampai, maksiatmu pasti" #Udah Putusin Aja
11. nanti putusin dia gw gak ada yg nikahin gimana? | "pacaran tak jaminan, realitasnya banyak yg nggak nikah sama pacarnya"
   #Udah Putusin Aja
12. berat mutusin | "semakin berat engkau tinggalkan maksiat untuk taat, Allah akan beratkan pahalamu [:)] [:)] " #Udah Putusin Aja
13. nanti aku dibilang nggak laku gimana? | "bukan dia yang punya surga dan neraka, abaikan saja" # Udah Putusin Aja
14. kalo aku putusin dia, dia ancam bunuh diri | "belum apa2 pake anceman psikologis, dah nikah dia bakal ancem bunuh kamu!"
     #Udah Putusin Aja
15. dia masi ada utang ke aku, berat mutusinnya | "hehe.. kamu ini rentenir ya? kalo terusan hutangnya malah nambah"
     #Udah Putusin Aja
16. pacaran itu makan waktu, makan duit, makan hati | mending waktu, duit dan hati diinvestasikan, #Udah Putusin Aja
17. pacaran memang tak selalu berakhir zina, tapi hampir semua zina diawali dengan pacaran, # Udah Putusin Aja
18. pacaran itu disuruh mengingat manusia, bukan mengingat Allah | melisankan manusia bukan Allah, #Udah Putusin Aja
19. pacaran itu bikin ribet, dikit2 bales sms, dikit2 telpon, dikit-dikit minta dikirim pulsa (wah, sms mamah baru nih) #Udah Putusin Aja
20. pacaran itu dikit-dikit galau, dikit-dikit galau, | galau kok dikit-dikit? hehe.. #Udah Putusin Aja
21. lelaki, coba pikir, senangkah bila engkau menikah lalu ketahui bahwa istrimu mantan ke-7 laki-laki berbeda? #Udah Putusin Aja
22. wanita, coba pikir, inginkah berkata pada suamimu pasca akad kelak "aku menjaga diriku utuh untukmu, untuk hari ini [:)] [:)] " #Udah Putusin Aja

LIHATLAH MASA DEPAN

Hidup tidak selamanya indah, kita semua punya masa lalu. Jangan pernah hidup dalam mimpi masa lalu.,. Sebab kita tidak bisa mengembalikan segelas air yang tumpah ke tanah. Jangan menyia – yiakan waktu untuk mengingat masa lalu karena waktu itu sangat berharga, “Time Is Money”.

Dalam Alqur'an, setiap kali usai menerangkan kondisi suatu kaum. Allah mengatakan : itu adalah umat yang terdahulu. ”Begitulah”. Ketika suatu perkara habis maka selesailah urusannya, kita tidak dapat mengembalikan roda kehidupan yang sudah berputar dan tidak dapat memutar kembali sejarah masa lalu.
Kesalahan terbesar bagi diri jika kita mengabaikan masa depan dan menyibukkan diri dengan masa lalu yang tidak berguna dan bermanfaat.Bukankah dalam hadist,
Rasulullah SAW bersabda : Di antara ciri sempurnanya keislaman seseorang adalah Meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat baginya.(HR.Tirmidzi).

jadi masa lalu yang tidak bermanfaat bisa membuat kita sedih dan menanggis wajib kita tinggalkan dan jangan berusaha mengingatnya kembali, karena itu dapat membunuh semangat dan mengubur masa depan kita yang belum terjadi.
Kita tidak tau apa rencana allah selanjutnya, “Laa Tahzan” Hadapilah kenyataan hidup, banyak ketakutan manusia yang tak nyata lalu mengapa harus bersedih karena sesuatu
yang tidak berguna?

Renungkanlah sejenak saja, apa yang kita lakukan selama ini, mungkin bisa jadi karena kita telah jauh dari sang Khaliq, liatlah masa depan .
Bagi oarng yang berfikir, apa yang ada di masa lalu itu akan di buang jauh-jauh dan di tinggalkan, sebab jika tidak,kita sama saja dengan meratapi puing-puing rumah yang telah hancur di landa badai, yang tidak dapat kembali lagi kecuali jika kita ingin membangunnya dengan yang baru itulah masa depan yang indah.

Saudaraku, janganlah sedikitpun kita menoleh ke belakang sebab masa lalu itu suram. Liatlah ke depan itulah masa depan dan teruslah berjalan. Ingatlah bahwa janji allah itu pasti, kita akan menemukan apa yang kita inginkan dan tentunya tetap ingat kepada allah.

Bukankah setiap orng berjalan ke depan?  bukan berjalan mundur ke belakang. Dan bukankah segala sesuatu bergerak ke depan, seperti hal nya mobil yang kita kendarai, selalu bergerak maju ke depan. Jangan kita menentang apa yang allah kehendaki. Karena atas kehendaknya Lah itu semua bisa terjadi. Allah maha tau apa yang terbaik buat hambanya. Hanya satu obat yang Mujarab dengan Mengingat allah maka hati kita akan tentram.
Penulis : Vivi Andriani
Mahasiswa Politeknik Negeri Medan
(Manajemen Informatika)

Pages

About

Diberdayakan oleh Blogger.

Ahlan Wa Sahlan



Followers